Inilah 8 Efek Samping KB Spiral

KB spiral atau kerap juga dimaksud intrauterine piranti (IUD) adalah alat kontrasepsi memiliki bahan dasar plastik yang memiliki bentuk seperti huruf T. Alat ini akan dimasukkan kedalam rahim Anda. Pada alat ini ada tali yang bakal menggantung dari leher rahim sampai kedalam vagina Anda.

Jenis-jenis KB Spiral :

1. KB spiral berlapis tembaga
KB ini memiliki kandungan tembaga serta tak memiliki kandungan hormon. Efektifitas KB ini bisa menghambat kehamilan sampai 10 tahun mulai sejak pemasangan.
2. KB spiral mengandung hormon
KB ini dilapis oleh hormon progestin. Sekali pakai, alat ini dapat menghindar kehamilan sampai 3-5 th.

Berikut daftar Efek Samping Menggunakan KB Spiral (dikutip dari mimipipi) :

1. Rasa Nyeri
Beberapa wanita bakal mengalami nyeri punggung serta kram seperti nyeri haid yang berlangsung dalam beberapa jam sesudah pemasangan spiral.

2. Gangguan Mentruasi
Spiral tembaga pada beberapa masalah dapat juga berefek samping pada munculnya nyeri haidh serta peningkatan pendarahan waktu menstruasi. Bila Anda merasakannya, baiknya tanyakan hal semacam ini ke tenaga kesehatan. Anda mungkin saja bakal disarankan untuk ganti spiral Anda dengan spiral hormonal yg tidak menyebabkan terjadinya resikonya ini.

3. Perforasi
Arti kata Perforasi yaitu jebol atau bocor. yaitu di mana alat KB Spiral terjerat didalam atau menusuk rahim hingga mengakibatkan pendarahan pada jaringan rahim. Hal semacam ini sesungguhnya tidak sering terjadi (1 : 1. 000), tetapi jika berlangsung, nyaris senantiasa berlangsung sepanjang sistem pemasangan. Jika dampak KB spiral ini terjadi, maka alat KB Spiral itu mesti selekasnya dilepaskan.

4. Spiral Terlepas
Sekitar 2 – 10 dari 100 IUD lepas sendiri serta keluar lewat jalan lahir. Hal semacam ini umumnya terjadi dalam beberapa bulan pertama penggunaan. Terlepasnya spiral itu lebih kemungkinan waktu dipasang tepat sesudah melahirkan, atau keluar saat seseorang wanita tengah menstruasi. Lepasnya spiral ini mesti di ketahui, karna jika sudah lepas maka tak ada lagi perlindungan dalam menghindar kehamilan.

5. Kista
Pemakaian KB spiral hormonal memanglah bisa menghambat terjadinya resiko pendarahan atau nyeri haidh. Tetapi type spiral satu ini di ketahui malah bisa menyebabkan permasalahan yang lebih fatal. Timbulnya tumor jinak atau kista ovarium yaitu dampak negatif yang paling menakutkan dari pemasangan type alat kontrasepsi ini.

6. Permasalahan Hormonal
KB spiral hormonal juga punya potensi mengakibatkan resikonya yang dapat mengganggu sama dengan pemakaian Pil KB, yakni seperti jerawat, sakit kepala, pergantian mood (Situasi hati), Mual, serta nyeri payudara. Tetapi Anda tak perlu cemas karna resikonya itu umumnya bakal hilang sesudah beberapa bulan penggunaan.

7. Radang Panggul
Dampaknya KB spiral yang satu ini tidak selamanya nampak. Resiko bakal bertambah jika pemasangan yang kurang memerhatikan higienitas (alat-alat yang steril) serta pada wanita yang mempunyai pasangan lebih dari satu karna berisiko tinggi terserang penyakit menular seksual.

8. Munculnya keputihan
Pemasangan alat KB Spiral jadi salah satu pemicu keputihan. Hal tersebut disebabkan Spiral termasuk juga benda asing yang dimasukkan ke dalam badan akseptor. Serta peluang besar terjadinya keputihan itu karna terjadi iritasi akibat Spiral ataupun benangnya. Walau keputihan di anggap satu kewajaran, walau demikian jika keputihan itu diimbangi dengan munculnya rasa gatal, bau busuk yang menyengat, dan berlangsung pergantian warna pada keputihan jadi kuning ataupun kehijauan. Hal itu membutuhkan aksi medis selekasnya. Karna hal itu pertanda kalau sudah berlangsung infeksi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *