The last Barongsai : Bioskop Keren Soal Penjara Intelektual

Apa kabar dan kabarnya apa ya dengan sinema nasional. Sobat nonton bioskop keren, tahun ini paling tidak ada ada dua film yang secara momentasi adalah penanda geliat  perkembangan industri film nasional. Pertama adalah film Ada Apa Dengan Cinta – 2. Ia sekuat hati ingin melanjutkan kelindan dan temali memori manis masa remaja kita terhadap ingatan film pertamanya. Dan  yang kedua adalah film  Warkop DKI Reborn: Jangkrik Boss! Part 1. Dikabarkan banyak media, film ini mencetak sejarah baru sebagai film terlaris di Indonesia sepanjang sejarah, mantap bukan.

Tapi sobat nonton bioskop keren yang ciamik, film the last barongsai tak kalah bagusnya. Dia lebih interpretif, Film terbaru 2017 berjudul The Last Barongsai ini menceritakan soal  kegundahan hati ayah dan anak, yakni memilih  antara  melanjutkan sanggar barongsai atau mengejar cita-cita. Ayah dan anak dalam film The Last Barongsai ini diperankan oleh aktor senior Tio Pakusadewo dan Dion Wiyoko.Dibeberkan  dalam film The Last Barongsai ini, sang bapak  ingin saksikan  putranya gapai mimpinya dengan menuruti  beasiswa ke Singapura, namun ia masih mempertimbangkan  kelangsungan hidup sanggar barongsainya, demikian pula dengan si anak yang juga bimbang.

Kho Huan (Tio Pakusadewo) dibenturkan dengan kondisi  dilematis. Air mukanya menyiratkan gundah  yang serius. Surat undangan kejuaraan barongsai yang datang tiap tahun cuma ia pegang, dibiarkan saja. Sedangkan itu, Aguan (Dion Wiyoko) kaku tepekur membaca surat di tangan kekar nya itu. Ia bingung senang dan sedih berbaur. Surat panggilan bahwa ia mendapat beasiswa di NTU (Nanyang University Singapore ). Problemnya disini adalah tanggal daftar ulang dan kejuaraan barongsai dilakukan pada tanggal dan  hari yang sama. Kedua anak manusia  itu bingung. Kho Huan berharap anak lelaki satu-satunya itu bisa sekolah di Singapore dan mewujudkan mimpinya. Kho Huan pun segera menyimpan surat undangan tersebut di laci. Sedang  Aguan memutar otak. Apa yang akan terjadi bila ia tak peduli dengan sanggar barongsai  yang didirikan oleh ayahnya itu.  Lalu, bila ia tetap tinggal, bagaimana dengan cita-cita besarnya  sobat nonton bioskop keren ?

Kunjungi : nonton movie subindo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *