Cara Kerja Akses Kontrol dan Seberapa Penting untuk Digunakan di Kantor

Perkembangan jaman yang semakin pesat sejalan juga dengan perkembangan teknologi yang juga semakin canggih. Setiap sisi kehidupan manusia tak bisa dilepaskan dari peran teknologi. Teknologi yang semakin canggih sejatinya bertugas untuk memudahkan kehidupan manusia. Begitu pula yang diterapkan pada sistem keamanan terbaru yang saat ini sedang menjadi trend. Menggunakan sebuah sistem keamanan otomatis bernama sistem keamanan akses kontrol, keamanan lingkungan Anda bisa lebih terjamin dan tentu saja lebih efektif.

Sistem Kerja Otomatis Akses Kontrol dan Manfaatnya

Akses kontrol sebenarnya adalah sebuah sistem keamanan yang digunakan untuk membatasi akses pada orang-orang tertentu saja. Sistem ini pada awalnya dipasang pada sebuah ruangan atau gedung yang hanya bisa dimasuki oleh orang-orang tertentu saja. Pada ruangan tertentu di perusahaan atau di gedung apartemen misalnya, sistem keamanan ini sudah banyak dipasang. Tujuannya tentu saja untuk membatasi akses agar tidak sembarang orang yang bisa masuk. Lantas bagaimana cara kerja sistem keamanan ini dan seberapa penting fungsinya jika dipasang di kantor? Berikut ulasannya.

Sebagai sebuah sistem keamanan berbasis elektronik yang otomatis, akses kontrol memiliki cara kerja yang berbeda dengan sistem keamanan pada umumnya. Cara kerjanya dimulai ketika pengakses memasukkan otentikasi yang telah ditentukan oleh sistem. Dalam hal ini ada tiga macam otentikasi yang biasanya digunakan pada access control system.

Otentikasi pertama menggunakan sesuatu yang hanya pengguna dan pemilik akses saja yang mengetahui. Otentikasi ini bisa berupa pin atau password. Kedua otentikasi inilah yang biasanya paling sering digunakan. Sedangkan otentikasi kedua berupa benda yang hanya akan dimiliki oleh pemilik akses saja. Otentikasi ini bekerja seperti kunci pada umumnya, namun lebih bersifat otomatis. Otentikasi kedua ini bisa berupa kartu akses atau keyfob. Dan yang terakhir adalah identitas yang otentik dan hanya dimiliki oleh pemilik akses saja. Otentikasinya berupa sidik jari atau yang paling baru adalah dengan wajah dan suara. Kesemua otentikasi ini akan menjadi alat bagi pemilik akses agar bisa masuk.

Cara kerja selanjutnya setelah pemilik akses memasukkan otentikasi, otentikasi ini kemudian dibaca oleh sistem. Saat pembacaan inilah yang akan menentukan apakah data yang dimasukkan sesuai dengan data yang tersimpan pada panel utama. Ketika otentikasi ditolak maka panel kontrol juga tidak akan membuka. Secara otomatis, ketika panel kontrol menolak, sekaligus juga akan mengaktifkan alarm peringatan. Namun ketika sesuai, panel kontrol akan mengaktifkan relay guna membuka pintu.

Akses kontrolĀ  ini begitu penting digunakan sebagai sebuah sistem keamanan, apalagi jika diterapkan di sebuah perusahaan besar. Dengan adanya sistem pengamanan otomatis seperti ini, pihak perusahaan bisa melindungi data penting perusahaan selain itu dengan pembatasan akses yang diberikan juga memungkinkan untuk melindungi kecurangan yang mungkin dilakukan oleh karyawan dalam bekerja. Karena dalam sistem pengamanan ini, database juga akan mencatat secara otomatis segala aktivitas keluar ataupun masuk yang dilakukan oleh karyawan, jadi pegawai tidak bisa melakukan kecurangan absensi lagi.

Demikian tadi ulasan tentang access control system serta cara kerjanya. Sebagai sebuah sistem keamanan terintegritas, akses kontrol menjadi sebuah solusi keamanan terbaru yang bisa diandalkan. Tidak hanya digunakan di perusahaan besar, apartemen dan hotel saja, bahkan kini beberapa perumahan pun mulai menawarkan sistem keamanan berbasis teknologi komputer otomatis ini. Jika Anda berminat, tak ada salahnya memasang teknologi keamanan terbaru ini di rumah Anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *